Tips Mudah Cegah Bau Mulut Berlebihan Saat Berpuasa

Bagi anda yang saat ini menjalankan ibadah puasa sebaiknya simak artikel menarik seputar tips mudah cegah bau mulut berlebihan saat berpuasa.

Selamat datang di http://qncjellygamatyangasli.com/ salah satu website resmi milik Alfian Herbal yang merupakan agen penjualan qnc jelly gamat yang terbesar dan terpercaya di indonesia, tepatnya berada di kota tasikmalaya. Pada kesempatan kali ini, kami akan memberikan informasi kesehatan yang akan meliputi seputar tips mudah cegah bau mulut berlebihan saat berpuasa. Nah, tepat sekali saat ini merupakan bulan suci ramadhan yang mana umat manusia yang beragama islam wajib menjalankan ibadah puasa. Namun tidak dapat dipungkiri bahwa selama menjalankan ibadah puasa dibulan suci ramadhan kita jarang memperhatikan kesehatan mulut sehingga nafas menimbulkan efek bau yang tidak sedap. Maka dari itu, bagi anda yang kurang rajin memperhatikan kesehatan mulut dibulan suci ramadhan, ada baiknya simak sampai tuntas ulasan berikut!.

Baca juga : Bahaya Menelan Sperma Pada Kesehatan

tips mudah cegah bau mulut berlebihan saat berpuasaTips mudah cegah bau mulut berlebihan saat berpuasa | Pada bulan puasa ini, bau mulut merupakan salah satu masalah yang perlu disiasati. Betapa nikmatnya bila kita dapat berpuasa sekaligus terbebas dari bau tidak sedap mulut kita. Berikut cara-cara efektif agar terhindar dari bau mulut saat bulan puasa, lengkap dengan faktor dan cara mengatasinya.

Dalam istilah medis, bau mulut yang tak sedap disebut halitosis. Banyak hal yang bisa menyebabkan bau mulut, diantaranya adalah karena penyakit, akibat merokok, gangguan ginjal dan penyakit dalam. Faktor lain yang bisa menyebabkan bau mulut yaitu akibat adanya bakteri yang berkembang di mulut. Terlebih saat puasa, kita tidak makan dan minum selama berpuasa sehingga menyebabkan mulut kering. Kondisi ini akan menyebabkan bakteri penyebab bau mulut semakin mudah berkembang.

Faktor Penyebab Bau Mulut

Halitosis, begitu istilah medisnya, terkadang muncul lantaran masalah sepele, seperti kebersihan mulut dan gigi yang buruk. Tetapi di sisi lain, masalah bau mulut bisa menjadi sinyal adanya kondisi medis yang jauh lebih serius. Berikut adalah beberapa penyebab bau mulut untuk diperhatikan.

1. Kebersihan Gigi Kurang Terjaga
Gigi yang tidak bersih menyebabkan 85% kasus bau mulut, menurut sebuah penelitian yang dituangkan dalam International Journal of Oral Science. Sisa makanan yang masih menempel di gigi menjadi makanan empuk bakteri. Karena bakteri menyukai tempat yang basah, lembab, sekaligus hangat, maka gigi dimana sisa makanan berada bisa menjadi tempat berkembang biak yang sangat disukai. Bakteri-bakteri inilah penyebab munculnya bau mulut anda. Bakteri-bakteri ini menghasilkan senyawa-senyawa sulfur yang baunya seperti telur busuk. Sikat gigi dan berkumur lah sekurang-kurangnya dua kali sehari, jangan lupa bersihkan pula bagian lidah, karena bakteri sejenis itu bisa hidup tanpa oksigen di bagian belakang lidah.

2. Tubuh Kurang Asupan Air
Kekurangan cairan tubuh atau dehidrasi menyebabkan produksi saliva (air liur) menurun. Padahal salah satu fungsi saliva adalah untuk membersihkan bakteri-bakteri di dalam mulut. Saliva juga menjaga sel-sel di dalam mulut tetap hidup. Jika kita kekurangan saliva, maka sel-sel di dalam mulut banyak yang mati. Sel-sel mati ini juga bisa menjadi sumber bau busuk. Minumlah air dalam jumlah cukup, sekurang-kurangnya 8 ons (takaran gelas sejenis) atau 1,8 liter air per hari. Teh hijau juga dikenal memberikan hidrasi (asupan cairan) yang cukup bagi tubuh. Selain itu, antioksidan di dalamnya mampu mengubah beberapa senyawa sulfur yang menyebabkan bau mulut.

Penderita alergi yang tidak dapat bernafas dengan baik melalui hidung menggunakan mulut sebagai saluran pengganti. Hal ini menyebabkan mulut cepat mengering.  Jika anda merupakan penderita alergi, pastikan selalu memperhatikan kesehatan saluran pernafasan dan menambah asupan air.

3. Banyak Makan Makanan Penyebab Bau Mulut
Hal yang paling lumrah, umum, dan kita semua tahu bahwa bawang adalah salah satu bahan makanan penyebab bau mulut. Namun tahukah anda bahwa produk-produk makanan berbahan susu mengentalkan ingus (nasal mucus) dan menyebabkan aroma seperti sulfur? Maka tidak heran jika anda pernah mendengar bahwa para penyanyi profesional seringkali menghindari makanan atau minuman berbahan susu, terutama jika mereka hendak tampil. Makanan-makanan berkarbohidrat tinggi juga berpotensi menarik bakteri karena kandungan gulanya yang tinggi. Makanan berserat akan cukup membantu untuk mengimbangi dan mengurangi masalah bau mulut. Selain makanan, konsumsi rokok juga terbukti menjadi salah satu penyebab bau mulut.

4. Infeksi Sinus atau Amandel
 Infeksi dapat terjadi di sinus dan dapat menyebabkan aroma busuk. Salah satu cara untuk mengatasi infeksi tersebut adalah dengan antibiotik, sesuai dengan anjuran dokter anda. Kasus infeksi amandel yang menyebabkan peradangan pada amandel, ataupun radang tenggorokan dapat menghasilkan butiran-butiran kalsium di bagian belakang tenggorokan, dan selanjutnya juga menyebabkan aroma tidak enak yang keluar dari mulut. Cara paling mudah dan terbukti manjur adalah dengan berkumur menggunakan air berkadar garam tinggi. Fungsinya untuk membunuh bakteri-bakteri penyebabnya. Tambahkan satu sendok makan garam ke dalam kurang lebih seperempat liter air dan gunakan untuk berkumur di pagi hari, dalam 2 atau tiga hari. Setelah itu, makanlah yoghurt yang memiliki kandungan “bakteri baik”.

5. Kadar Asam Lambung Tinggi
Orang yang berada pada kondisi dimana tingkat asam lambung tinggi (maag), seringkali bersendawa dengan diikuti keluarnya aroma yang tidak enak. Aroma tersebut mirip aroma asam cuka. Banyak orang menduga bahwa asam lambung hanya berkaitan dengan bagian pencernaan. Namun pada kondisi yang lebih buruk, asam lambung juga bisa mencapai sinus dan bagian dalam telinga. Kurangi konsumsi makanan dan minuman yang memacu peningkatan asam lambung hingga jumlah yang tidak diharapkan, misalnya minuman beralkohol, coklat, kayu manis, dan lain-lain; apalagi jika anda memiliki masalah dengan maag.

6. Penyakit Serius atau Parah
Meski jarang ditemui, beberapa kasus bau mulut juga ditemui pada penderita kanker di bagian hidung, tenggorokan, telinga, dan leher. Aroma tidak sedap ini disebabkan oleh kanker itu sendiri.

Berikut Inilah Tips Mudah Cegah Bau Mulut Berlebihan Saat Puasa

Berpuasa dan munculnya bau mulut (atau nafas berbau) berkaitan erat; dan kebanyakan disebabkan oleh keringnya mulut selama berpuasa. Tanpa makanan dan air, kelenjar ludah tidak memproduksi air liur dalam jumlah cukup yang dapat menjaga nafas tetap segar. Bau nafas adalah hal yang sebenarnya normal bagi seseorang yang berpuasa. Namun, meski sedang dalam keadaaan melakukan ibadah suci, bukan berarti kita bisa mengabaikan kebersihan tubuh begitu saja, termasuk di antaranya kebersihan mulut. Salah satu bukti bahwa kebersihan mulut harus tetap dijaga saat berpuasa adalah: Nabi Muhammad SAW telah mencontohkan penggunaan siwak secara rutin saat berpuasa.

  1. Meminum air putih 8-10 gelas ketika sahur dan berbuka, dapat membantu cegah bau mulut disiang hari. Karena air putih akan meningkatkan produksi saliva (air liur), sehingga mulut terjaga kebersihannya.
  2. Menggosok gigi dengan sempurna dan menggosok lidah, juga dapat mengurangi bau mulut saat puasa. Hal ini bertujuan untuk membersihkan mulut dari partikel makanan yang membusuk dan menyebabkan bau tidak sedap.
  3. Meminum teh hijau tanpa gula saat sahur dan berbuka akan mencegah bau mulut. teh hijau memiliki zat polyphenol yang berguna untuk membersihkan bakteri pada mulut dan saluran pernafasan, meminum teh hijau juga baik untuk perokok karena akan mengurangi peradangan pada rongga dan gangguan pernafasan.
  4. Hindari makanan berbau kurang sedap seperti petai, jengkol atau durian.
  5. Kurangi merokok atau tidak samasekali merokok saat sahur dan berbuka. Tidak merokok juga berkonstribusi besar pada pengurangan bau mulut pada siang hari bulan puasa.
  6. Tidak mengkonsumsi makanan yang lengket seperti cokelat,es krim,biskuit,dan kue basah lainnya. Makanan lengket ini akan lebih sulit untuk dibersihkan, ditambah akan menempel pada gigi dalam waktu lama sehingga menyebabkan bau mulut.
  7. Gunakan obat kumur (mouthwash) untuk hasil mulut yang lebih bersih maksimal.
  8. Gunakan benang gigi (dental Floss) untuk membersihkan sela-sela gigi dari makanan busuk yang menyebabkan bau mulut.
  9. Berolahraga ringan secara teratur menjelang atau sesudah berbuka puasa juga bermanfaat. Olahraga dapat melepaskan zat-zat beracun dalam tubuh termasuk penyebab bau pada mulut. Hindari tidur yang terlalu lama karena hal ini akan memicu bau mulut yang tidak sedap.

Bila telah melakukan cara-cara diatas bau mulut anda masih juga belum berkurang. Maka konsultasikanlah ke dokter karena bau mulut juga bisa terjadi karena faktor dari dalam tubuh (maag), gangguan pernapasan, diabetes atau penyakit dalam lainnya.

Sekian yang dapat kami sampaikan mengenai tips mudah cegah bau mulut berlebihan saat berpuasa. Perlu di ingat, bahwa hal paling utama sebagai penyebab mulut adalah kebersihan mulut, khususnya kebersihan gigi. Jadi jangan langsung panik jika anda mendapati bau mulut anda tiba-tiba menjadi semakin tidak sedap. Kebersihan mulut seringkali diabaikan dan kalah oleh kebersihan bagian tubuh luar, penampilan. Sekarang saatnya untuk menyadari bahwa bagian mulut juga butuh perhatian yang sama. Semoga artikel sederhana yang kami kutip ini bermanfaat untuk anda semua.

Terus kunjungi situs http://qncjellygamatyangasli.com/ untuk mengetahui informasi kesehatan lainnya , karena kami akan terus update setiap harinya.

Tips Mudah Cegah Bau Mulut Berlebihan Saat Berpuasa

Simpan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *