Manfaat Sinar Matahari Pagi untuk Kesehatan Tubuh

Berbagai Manfaat Sinar Matahari Pagi untuk Kesehatan Tubuh

Terkena sinar matahari pagi selama beberapa saat diduga memberikan banyak faedah. Ketahui manfaat sinar matahari pagi untuk kesehatan tubuh!

Selamat datang di website resmi milik Alfian Herbal yang merupakan Agen Resmi pusat penjualan obat herbal online terbesar dan terpercaya di indonesia yang lebih tepatnya berada di kota tasikmalaya. Pada kesempatan kali ini kami akan berbagi informasi penting seputar kesehatan yang akan meliputi manfaat sinar matahari pagi untuk kesehatan tubuh.

sinar-matahari-pagiDikutip dari alodokter.com |  Berjemur di pagi hari mungkin dianjurkan tidak hanya dilakukan oleh para bayi, tapi juga orang dewasa. Terkena sinar matahari pagi selama beberapa saat diduga memberikan banyak faedah. Berikut beberapa manfaat matahari pagi yang bisa kita rasakan.

  • Sumber vitamin D

Manfaat matahari pagi yang pertama yaitu tubuh kita bisa mendapatkan vitamin D secara langsung. Mengapa? Karena sinar matahari adalah sebagai pemicu terbentuknya vitamin D. Kita membutuhkan vitamin D untuk membantu tubuh menyerap kalsium dan fosfat dari makanan dan minuman yang telah kita konsumsi. Dua mineral tersebut memegang peranan penting dalam kesehatan tulang, gigi dan otot.

Jika tubuh kekurangan vitamin D, tulang bisa menjadi menjadi lunak dan lemah hingga menyebabkan deformitas tulang. Kekurangan vitamin D juga meningkatkan risiko terkena multiple sclerosis, TB, rheumatoid arthritis (gangguan kekebalan tubuh yang menyerang sendi-sendi tubuh sehingga meradang dan nyeri), diabetes tipe 1, dan kanker. Anak-anak yang kekurangan vitamin D bisa terserang rakhitis (tulang menjadi lunak dan tidak kuat sehingga berbentuk tidak normal), sedangkan orang dewasa bisa terkena osteomalacia (tulang menjadi nyeri dan lunak).

  • Menyembuhkan penyakit kulit

Manfaat sinar matahari pagi selanjutnya berhubungan dengan penyakit kulit. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), paparan sinar matahari dapat mengobati beberapa kondisi kulit pada beberapa orang. Dokter merekomendasikan paparan radiasi UV untuk mengobati jerawat, sakit kuning, eksim, dan psoriasis.

  • Meredam kolesterol darah

Ini merupakan kelanjutan proses di atas. Setelah kolesterol di bawah kulit dirubah menjadi vitamin D, otak dan tubuh kemudian memberikan sinyal kepada kolesterol yang ada dalam darah untuk keluar dari darah menuju ke kulit. Dari proses inilah kadar kolesterol dalam darah dapat dikontrol dengan baik.

  • Meningkatkan kebugaran pernafasan

Peningkatan kapasitas darah untuk membawa oksigen dan menyalurkannya ke jaringan-jaringan adalah salah satu kegunaan sinar matahari. Selain itu, sinar matahari juga mampu meningkatkan kebugaran pernafasan karena jumlah glikogen akan bertambah setelah berjemur di bawah terik matahari.

  • Kekebalan

Saat kulit terkena sinar matahari, terjadi penambahan sel darah putih, terutama limfosit, yang digunakan untuk menyerang penyakit. Secara tidak langsung antibodi-pun akan ikut meningkat. Kondisi ini akan bertahan hingga 3 minggu. Menurut penelitian, 10 menit di bawah matahari satu dua kali seminggu dapat mengurangi resiko terkena flu hingga 30-40%.

  • Mengurangi stres

Sebuah studi menunjukkan bahwa terkena sinar matahari dapat meningkatkan suasana hati kita. Pada hari cerah di mana matahari bersinar dengan terang, otak kita akan menghasilkan hormon serotonin (hormon yang bisa memengaruhi suasana hati) lebih banyak jika dibandingkan dengan hari-hari mendung, hujan, atau berawan.

Dengan berkurangnya hormon serotonin dalam tubuh, kita pun jadi rentan terserang seasonal affective disorder (SAD), yaitu suatu bentuk depresi yang dipicu oleh perubahan musim. Jika sudah terkena SAD, terutama di musim yang kurang sinar mataharinya seperti musim dingin dan penghujan, gejala depresi seperti sulit berkonsentrasi, murung, tidur berlebihan, malas melakukan kegiatan sehari-hari, merasa lelah, dan hilang energi bisa kita rasakan.

  • Mencegah kanker

Terpapar sinar matahari secara berlebih memang bisa memicu kanker kulit. Namun dalam jumlah sedang, sinar matahari justru bisa mencegah penyakit kanker lainnya seperti kanker prostat, kanker pankreas, kanker ovarium, kanker usus besar, dan limfoma Hodgkin. Dan beruntunglah kita tinggal di negara tropis, karena mereka yang tinggal di daerah yang kurang sinar mataharinya cenderung terkena berbagai penyakit kanker tersebut.

Lalu Kapan waktu yang tepat untuk Berjemur?

Disarankan untuk tidak berjemur di atas jam 10.00 pagi jika ingin mendapatkan manfaat matahari pagi seutuhnya. Durasinya pun jangan berlebihan, cukup 5-15 menit selama dua sampai tiga kali seminggu. Jika terpapar sinar matahari setelah jam 10 pagi hingga pukul 16.00 selama waktu tertentu yang didapat justru kulit terbakar. Tergantung tipe kulit masing-masing, makin putih kulit seseorang makin cepat kulitnya terbakar. Sebaliknya, makin gelap kulit seseorang lebih tahan terhadap pengaruh radiasi sinar matahari tersebut.

Sekian yang dapat kami sampaikan mengenai manfaat sinar matahari pagi untuk kesehatan tubuh. Terimakasih atas kunjungan dan perhatiannya, semoga artikel sederhana yang kami kutip ini bermanfaat untuk anda semua.

Sekedar pengingat saja, bahwa dalam website ini kami tidak hanya menginformasikan banyak hal tentang produk herbal yang kami jual saja. Namun ada beberapa artikel atau berita kesehatan yang sudah kami bahas dalam website ini, untuk anda yang penasaran dan ingin memperbanyak pengetahuan tentang macam-macam kesehatan baik itu kesehatan pada ibu hamil, anak, dll semuanya ada dalam website ini. Jadi silahkan anda simpan link berikut ini http://qncjellygamatyangasli.com/ , baik untuk pembelian produk herbal atau bahkan hanya sekedar mencari tahu tentang berita-berita kesehatan yang telah kami kutip. Salam sehat!!!

Baca juga | Khasiat Teripang Laut Untuk Kesehatan dan Kecantikan

Manfaat Sinar Matahari Pagi untuk Kesehatan Tubuh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *